Pemerintah Kabupaten Kutai Timur resmi meluncurkan program Satu Desa Satu Produk Unggulan (OVOP) sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif dan pemberdayaan masyarakat desa. Program ini menargetkan setiap desa memiliki minimal satu produk unggulan yang bisa dipasarkan hingga ke luar daerah.
Bupati Kutai Timur dalam sambutannya menyampaikan bahwa program ini sejalan dengan visi pengembangan ekonomi kerakyatan. "Kutai Timur memiliki potensi sumber daya alam dan kearifan lokal yang luar biasa. Melalui program OVOP, kita akan menggali dan mengembangkan potensi tersebut menjadi produk bernilai ekonomi tinggi," ujarnya.
Beberapa produk unggulan yang sudah teridentifikasi antara lain kerajinan rotan dari Kecamatan Busang, kopi robusta dari Sangatta, dodol durian dari Bengalon, dan kerajinan anyaman purun dari Telen.